Revolusi Kepemimpinan

Nurdin Halid

*Tentang Nurdin halid

Nurdin Halid terlahir di watampone, 17 november 1958 adalah seorang Indonesia pengusaha dan politikus . Dia adalah arus Asosiasi sepak bola indonesia (PSSI) Ketua sejak tahun 2004. Nurdin sebagian besar jahat untuk menjadi seorang ketua PSSI yang kontroversial, yang telah terlibat dalam banyak kasus kriminal dan sedang dipenjara untuk beberapa kali.

*Sebagai Ketua PSSI

Nurdin terpilih sebagai Ketua PSSI pada tahun 2003. Ia dikenal sebagai ketua PSSI yang kontroversial. Dia menjalankan organisasi dari balik terali besi penjara, mengumumkan ide menaturalisasikan pemain asing, menambah jumlah peserta Liga Indonesia tiap tahun sehingga tidak ada klub yang terdegradasi, menentang penghentian pengucuran dana APBD untuk klub, dan mengurangi sanksi Persebaya yang sebelumnya terlibat kerusuhan pertandingan secara besar-besaran (dari larangan main di kandang selama dua tahun menjadi hanya larangan sebanyak 3 kali pertandingan kandang).

*Kasus Kasus Nurdin Halid

·        Kasus Korupsi

Pada 16 juli 2004, dia ditahan sebagai tersangka dalam kasus penyeludupan gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam distribusi minyak goreng. Hampir setahun kemudian pada tanggal 16 juni 2005 dia dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut oleh pengadilan negeri Jakarta selatan dan dibebaskan. Putusan ini lalu dibatalkan Mahkamah Agung pada 13 September 2007 yang memvonis Nurdin dua tahun penjara. Ia kemudian dituntut dalam kasus yang gula impor pada September 2005, namun dakwaan terhadapnya ditolak majelis hakim pada 15 desember 2005 karena berita acara pemeriksaan (BAP) perkaranya cacat hukum. Selain kasus ini, ia juga terlibat kasus pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam dan divonis penjara dua tahun 6 bulan oleh pada 9 Agustus 2005 pengadilan negeri Jakarta utara. Tanggal 17 agustus 2006 ia dibebaskan setelah mendapatkan remisi dari pemerintah bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

  • Korupsi Distribusi Minyak Goreng

Kasus korupsi minyak goreng mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 160 miliar. Nurdin Halid sebagai tersangka dalam kasus pengadaan minyak goreng, kerja sama antara Koperasi Distribusi Indonesia (KDI) dengan Bulog dimana saat itu Nurdin menjabat sebagai ketua umum KDI.

  • Kasus Pelanggaran Kepabeanan Impor Beras Dari Vietnam

Nurdin sebagai salah satu terdakwa telah melakukan pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam. Inkud bersama rekanannya, PT Hexatama Finindo, tidak membayar bea masuk beras 59.100 ton senilai Rp 40 miliar lebih. Awalnya, Inkud bersama PT Hexatama Finindo melakukan kerja sama impor beras Vietnam 500.000 ton. Namun dalam realisasinya, Inkud hanya mengimpor beras asal Vietnam sebanyak 60 ribu ton. Beras impor asal Vietnam itu kemudian disimpan di gudang importir dan dikeluarkan dari wilayah kepabeanan sekitar Mei 2003. Pada kenyataannya, Inkud hanya membayar bea masuk kepabeanan sebanyak 900 ton, sisanya 59.100 ton tidak dibayarkan beanya.

  • Kontroversi selama menjabat Ketua PSSI

 

Menjabat Ketua Umum dengan status tahanan, menjalankan organisasi dan mengeluarkan kebijakan dari balik terali besi penjara:

  • mengumumkan ide menaturalisasikan pemain asing
  • menambah jumlah peserta Liga Indonesia tiap tahun sehingga tidak ada klub yang terdegradasi
  • menentang penghentian pengucuran dana APBD untuk klub
  • mengurangi sanksi Persebaya yang sebelumnya terlibat kerusuhan pertandingan secara besar-besaran (dari larangan main di kandang selama dua tahun menjadi hanya larangan sebanyak 3 kali pertandingan kandang).
  • Kurang transparan dalam keuangan PSSI, sebagai acuan ini data yang bisa kami sajikan :
    • PSSI menuai laba sekitar Rp 7-10 miliar (angka resmi belum ada karena perhitungan resmi belum dilakukan).
    • PSSI menerima sekitar Rp 10 miliar dari Piala AFF bulan lalu.
    • PSSI selama ini juga mendapat pemasukan melalui sponsor Liga Super Indonesia.
    • Perusahaan Djarum sebagai sponsor Liga Super Indonesia mengucurkan Rp 37,5 miliar. Jumlah tersebut meningkat dari Liga Super Indonesia sebelumnya yang mencapai Rp 35 miliar.
    • Nilai sponsor itu belum termasuk sponsor dari koran Top Skor dan PT Mitra Adiperkasa.
    • PSSI mendapat pemasukan dari subsidi Federasi Sepak Bola Internasional Indonesia (FIFA) senilai Rp 2,3 miliar untuk satu tahun.
    • Setiap tahun, PSSI juga mendapat dana segar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebesar Rp 20 miliar setiap tahun.
    • PSSI juga meraup pendapatan dari klub karena pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para pemain di Liga Super Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s